May 26, 2015

Lakukan Cara yang Berbeda untuk Meningkatkan Skor TOEFL

Test of English as a Foreign Language atau  disingkat dengan TOEFL, sudah tidak asing lagi di dengar saat ini. Berbagai instansi mensyaratkan skor TOEFL dengan nilai tertentu, baik untuk bekerja di perusahaan, melanjutkan studi di program magister dan doktoral, atau untuk mendaftar beasiswa, sehingga program magister maupun doktoral biayanya tercover oleh sponsor. Selain itu TOEFL juga merupakan salah persyaratan untuk dapat lulus di perguruan tinggi.
Lakukan Cara yang Berbeda untuk Meningkatkan Skor TOEFL
Sumber: Pexels

Berbagai cara pun ditempuh untuk mempelajari TOEFL, baik mengikuti kursus maupun belajar mandiri, tetapi jika skor TOEFL masih "stuck" di angka yang sama, bisa jadi hal tersebut terjadi karena hal berikut:

Terlalu Fokus Belajar Grammar

Berbeda dengan IELTS, TOEFL tidak memiliki section khusus writing yang memerlukan pemahaman mengenai Grammar lebih dalam. Meskipun ada section writing, tidak semua instansi meminta skor tersebut. Memang tidak ada yang salah dengan Grammar dan berbagai kesulitan yang ada di dalamnya, tetapi dalam mempelajari bahasa yang bukan bahasa Ibu kita, ada baiknya kita lebih fokus pada mendengar (listening). Seperti yang dikemukakan oleh seorang guru Bahasa Inggris A.J Hoke, anak bayi tidak serta merta belajar grammar dan kemudian dapat membaca serta menulis. Hal serupa juga terjadi pada kita yang tidak memiliki kemampuan berbahasa sebelumnya, seperti bayi. Semua hal yang dilakukan oleh bayi agar dapat berkomunikasi dengan orang lain adalah, mereka mendengarkan dan memperhatikan apa yang kita ucapkan, kemudian menirukannya, sehingga dari kemampuannya untuk mendengar ia dapat berbicara. Lalu setelah ia memasuki usia sekolah, baru ia mulai membaca dan menulis. Semua hal tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari mendengar, menulis dan membaca, tentunya memerlukan komitmen untuk terus belajar, latihan, latihan, dan latihan.

Membahas soal-soal TOEFL per-section juga cukup membantu meningkatkan skor TOEFL, tetapi ada hal lain yang perlu dilakukan sebelum membahas soal-soal per-section, seperti yang dikatakan oleh Dosen saya, yaitu "yang penting menambah comprehensionnya". Untuk menambah kemampuan pada tiap section TOEFL, perlu belajar ekstra pada tiap section tersebut.

  • Untuk meningkatkan kemampuan dalam listening, biasakan mendengar segala sesuatu yang berbahasa Inggris dan yang berbicara adalah American, hal ini akan sangat membantu dikarenakan jika kita sudah paham dengan apa yang dibicarakan, maka tak akan sulit juga untuk memahami dialog yang ada pada TOEFL listening section.
  • Untuk meningkatkan kemampuan pada structure dan reading, hal ini dapat dilakukan secara bersamaan. Karena pada saat reading, kemampuan untuk mendapatkan "sense" dalam menjawab soal structure juga akan ter-update seiring dengan seringnya melakukan reading.
Korelasinya adalah, jika kita rajin listening, maka kemampuan speaking juga akan ikut bertambah. Begitu halnya dengan reading, maka kemampuan akan memahami struktur atau pola kalimat akan bertambah karena sering membaca. Bacalah apa saja, akan tetapi lebih baik yang dibaca adalah artikel-artikel mengenai berbagai bidang ilmu, seperti kesehatan, geografi, biografi tokoh, bahkan sejarah Amerika.

Kunjungi juga website-website seperti the new york times, the newyorker, the guardian, VOA, CNN, BBC, TED.com, dailymail.co.uk, dll untuk meningkatkan kemampuan listening dan reading mu, selamat belajar! ^_^

Part of Caturekamandala PK 41-LPDP.

Aceh Besar, Indonesia. A Future Educator, Insya Allah

Peraturan Berkomentar

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang santun, baik, dan sopan.
- Berkomentarlah sesuai dengan topik (relevan).
- Dilarang keras komentar yang mengandung SARA, pornografi, kekerasan, dan pelecehan.
- Komentar dengan link promo akan masuk spam.

Terima kasih.
P.s. Silahkan klik pada tombol Emoticon jika ingin memasukkan emoticon.
EmoticonEmoticon