Apr 19, 2012

Golongan-Golongan Manusia

Manusia di dunia ini terbagi kepada 3 golongan, yaitu : golongan yang hidup untuk dunia, golongan yang linglung, dan golongan yang memandang dunia sebagai ladang akhirat.
Golongan-Golongan Manusia
Sumber: Pixabay


1. Golongan yang hidup untuk dunia

Golongan inilah orang-orang materilialistis, baik dalam dokrin maupun praktek, dan Al-Qur’an menyebut golongan ini dahriyyun (naturalis). Dalam Q.S Al-An’am 29 Allah SWT berfirman, “Dan mereka berkata, “Hidup hanyalah kehidupan kita di dunia saja dan sekali-kali tidak akan dibangkitkan”.

2. Golongan yang Linglung

Golongan ini terdiri atas mayoritas manusia. Ciri-ciri mereka adalah :
  • Keyakinannya labil dan mudah tersesat di dunia tetapi mereka merasa bahwa mereka telah berbuat amal baik.
  • Keyakinan mereka kepada Allah SWT hanyalah formalitas belaka jauh dari realita kehidupan.
  • Mereka sebenarnya kaum materialistis, meskipun mereka memang masih suka melakukan aktivitas keislaman.
  • Cita-citanya hanyalah perhiasan dan kesenangan sementara, Allah SWT berfirman dalam surat Ali Imran 14 yang artinya, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). Dan juga pada Surat Muhammad 12 yang artinya, “Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang mukmin dan beramal saleh ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka”.
  • Kesibukannya di dalam kehidupan ini adalah menyalakan api fitnah serta menghidupkan kejahatan dan kerusakan (Al-Baqarah 204-205).


3. Golongan yang Memandang Dunia sebagai Ladang Akhirat

Golongan inilah orang-orang mukmin yang sebenarnya. Ciri-ciri mereka adalah :
  • Mereka yang memahami hakekat kehidupan ini dan memahami nilai dunia dibandingkan dengan akhirat. Dalam surat Al-An’am : 32 Allah SWT berfirman, “Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”.
  • Mereka yang tidak terlalaikan dan tersibukkan oleh dunia dalam mencapai tujuan penciptaan mereka yaitu mengabdi pada Allah SWT semata (Ad dzariyat : 32).
  • Mereka orang-orang yang berkomitmen kepada Islam secara benar, memandang dunia sebagai ajang berkompetisi dalam melakukan ketaatan kepada Allah dan untuk memperoleh ridha-Nya.
  • Seluruh hidup mereka dipersembahkan hanya untuk Islam.

Part of Caturekamandala PK 41-LPDP.

Aceh Besar, Indonesia. A Future Educator, Insya Allah

Peraturan Berkomentar

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang santun, baik, dan sopan.
- Berkomentarlah sesuai dengan topik (relevan).
- Dilarang keras komentar yang mengandung SARA, pornografi, kekerasan, dan pelecehan.
- Komentar dengan link promo akan masuk spam.

Terima kasih.
P.s. Silahkan klik pada tombol Emoticon jika ingin memasukkan emoticon.
EmoticonEmoticon