Sep 16, 2011

Hukum-Hukum Islam

Kita sebagai umat beragama Islam tentunya harus tahu donk, hukum-hukum Islam terdiri dari apa saja dan bagaimana hukumnya jika kita melakukan suatu hal. Nah, pada kesempatan ini saya akan memaparkan sedikit mengenai hukum Islam. Hukum Islam yang biasa disebut hukum syara’ terbagi menjadi lima, yaitu:

1. Wajib

Wajib adalah suatu perkara yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan mendapat dosa.
Wajib disebut juga dengan fardhu, yang kemudian dibagi lagi menjadi dua, yaitu:
  • Wajib ‘ain/fardhu ‘ain ; yaitu kewajiban yang harus dikerjakan oleh setiap umat islam, contohnya shalat sehari semalam lima waktu, puasa, zakat, dll.
  • Wajib kifayah/fardhu kifayah ; yaitu suatu kewajiban yang telah dianggap cukup apabila telah dikerjakan oleh sebagian dari orang-orang yang sudah akhil baligh (mukallaf). Dan berdosalah seluruhnya jika tidak seorang pun dari mereka yang mengerjakan fardhu kifayah tersebut. Seperti, memandikan, menyalatkan, dan menguburkan jenazah serta melakukan ta’ziah untuk jenazah tersebut.
Hukum-Hukum Islam
Sumber: Pixabay

2. Sunah

Sunah adalah suatu perkara yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak mendapat dosa.
Sunah dibagi menjadi dua, yaitu :
  • Sunah mu’akkad, yaitu : sunah yang sangat dianjurkan mengerjakannya seperti shalat tarawih, shalat idul fitri dan shalat idul adha.
  • Sunah ghairu mu’akkad, adalah sunat yang dianjurkan tanpa penekanan yang kuat, seperti salat sunnat rawatib dan salat sunnat yang sifatnya insidentil (tergantung waktu dan keadaan, seperti salat kusuf yang hanya dikerjakan ketika terjadi gerhana). Salat Rawatib adalah salat sunnat yang dilakukan sebelum atau sesudah salat lima waktu. Salat yang dilakukan sebelumnya disebut salat qabliyah, sedangkan yang dilakukan sesudahnya disebut salat ba'diyah.


3. Haram

Haram yaitu suatu perkara yang apabila ditinggalkan mendapat pahala dan jika dikerjakan mendapat dosa. Seperti durhaka pada orang tua, menggunakan narkoba, khalwat, zina, dll.

4. Makruh

Makruh yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan tidak berdosa dan apabila tidak dikerjakan mendapat pahala. Seperti makan bawang mentah, petai, dsb. 

5. Mubah

Mubah adalah perkara yang apabila dikerjakan tidak mendapat pahala dan tidak berdosa, dan jika ditinggalkan juga tidak berdosa dan tidak mendapat pahala. Seperti jual beli atau muamalah. Karena pada dasarnya jual beli hukumnya boleh/mubah. Tetapi kalau ada dalil yg mengharamkan, maka hukumnya menjadi haram. Contoh jual beli dengan kredit. 

Sebenarnya boleh, apabila ada mengandung riba, maka haram hukumnya, karena ada dalil nash yang mengharamkan riba.

Part of Caturekamandala PK 41-LPDP.

Aceh Besar, Indonesia. A Future Educator, Insya Allah

Peraturan Berkomentar

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang santun, baik, dan sopan.
- Berkomentarlah sesuai dengan topik (relevan).
- Dilarang keras komentar yang mengandung SARA, pornografi, kekerasan, dan pelecehan.
- Komentar dengan link promo akan masuk spam.

Terima kasih.
P.s. Silahkan klik pada tombol Emoticon jika ingin memasukkan emoticon.
EmoticonEmoticon